Wawancara CCTV-China dalam acara "Tokoh Mingguan" bercerita tentang rahasia kesehatan & umur panjangnya.
Saat menerima wawancara beliau berumur 75th.
Berikut kutipannya :
1. Masalah Kesehatan Anda sendirilah dokternya.
Berdasarkan WHO kesehatan manusia & umur panjangnya ditentukan oleh 15% genetika, 10% kondisi sosial, 8% kriteria pengobatan, 7% faktor cuaca, 60% ditentukan oleh Anda sendiri.
Contohnya cara makan yg BENAR yaitu:
makan TERBAIK di pagi hari, makan KENYANG di siang hari, makan SEDIKIT di malam hari.
Namun orang sekarang terbalik, sarapan pagi buru-buru, makan siang ala kadarnya, makan malam sepuasnya.
Inilah AKAR DARI SEMUA PENYAKIT.
Sarapan = makan Obat Mujarab & merupakan jam makan terpenting, sehingga harus makan SARAPAN BERNUTRISI LENGKAP. Sarapan Tinggi Protein & Serat, rendah Karbohidrat & Lemak: Biji2an, Susu, Telur & makanan utamanya hrs ada sayur & buah. Jika jenis sarapan Anda kurang dari 2 jenis tersebut maka dikategorikan Sarapan Bermutu RENDAH.
Di China sendiri ada 20% orang tidak sarapan, 50-60% TIDAK TAHU cara Sarapan yang benar.
Jika Nutrisi sarapan tidak berkualitas maka makan siang & malampun TIDAK BISA mengantikannya.
PS : JANGAN menggali KUBURAN dengan SENDOK makan Anda.
Rabu, 04 Juli 2012
Orang Tuaku Segalanya
Di Jepang dulu pernah ada tradisi membuang orang yang sudah tua ke hutan. Mereka yang dibuang adalah orang tua yang sudah tidak berdaya sehingga tidak memberatkan kehidupan anak-anaknya. Pada suatu hari ada seorang pemuda yang berniat membuang ibunya kehutan, karena si Ibu telah lumpuh dan agak pikun.
Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si Ibu yang kelihatan tak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui.
Sesampai di dalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan Ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih karena ternyata dia tidak menyangka tega melakukan perbuatan ini terhadap Ibunya.
Justru si Ibu yang tampak tegar, dalam senyumnya dia berkata "Anakku, Ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dewasa Ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tidak berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sidah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting2 kayu. Ibu takut kau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai di rumah. "
Setelah mendengar kata-kata tersebut,
Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si Ibu yang kelihatan tak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui.
Sesampai di dalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan Ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih karena ternyata dia tidak menyangka tega melakukan perbuatan ini terhadap Ibunya.
Justru si Ibu yang tampak tegar, dalam senyumnya dia berkata "Anakku, Ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dewasa Ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tidak berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sidah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting2 kayu. Ibu takut kau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai di rumah. "
Setelah mendengar kata-kata tersebut,
Langganan:
Postingan (Atom)